Gara-gara Corona, Harga Jahe dan Temulawak di Kediri Naik Drastis

Gara-gara Corona, Harga Jahe dan Temulawak di Kediri Naik Drastis
Harga jahe dan temulawak nak gara-gara virus Corona (facebook/ag243)

Terkini.id, Kediri – Harga jahe dan temulawak melonjak naik gara-gara virus Corona, pada 12 Maret 2020.

Kabarnya jahe dan temulawak dipercaya bisa menangkal penularan virus Corona, oleh karena itu jenis rempah-rempah ini banyak diburu oleh warga. Dan dampaknya, harga rempah-rempah jenis jahe dan temulawak ini melonjak drastis.

Yang sebelumnya harga masker melonjak, kini harga jahe dan temulawak juga ikut melonjak. Hal ini diucapkan oleh beberapa pedagang yang ada di pasar Setono Pandean, Kediri.

Menurut para pedagang di pasar tersebut “Semenjak ramainya berita virus Corona masuk ke Indonesia, harga rempah-rempah naik perlahan-lahan. Khususnya jahe dan juga temulawak,” ungkap salah satu pedagang.

Mungkin hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang memburu rempah-rempah jenis ini. Karena kabarnya rempah-rempah dapat menambah daya tahan tubuh, sehingga dapat menangkal penularan virus Corona.

Menurut para pedagang, harga jahe yang tadinya 45 ribu per kilogram sekarang menjadi 55 ribu per kilogram, dan harga temulawak yang tadinya 5 ribu per kilogram sekarang naik menjadi 20 ribu per kilogram.

Selain jahe dan temulawak harga kunyit pun juga ikut naik, yang tadinya 15 ribu per kilogram, sekarang menjadi 23 ribu per kilogram.

Meskipun harga dari rempah-rempah naik, tetapi jumlah permintaan rempah-rempah justru semakin banyak. Sehingga para pedagang sering kehabisan rempah-rempah tersebut. Para pedagang pun cukup kewalahan dengan peristiwa ini, karena sering kehabisan barang dagangan.

Komentar

Direkomendasikan

Berita Lainnya

Jalan Dhoho Kediri Dibangun Tempat Cuci Tangan Dalam Upaya Pencegahan Corona

Simpang Lima Gumul Kediri di Tutup, Untuk Upaya Pencegahan Corona

Kegiatan Belajar Mengajar di Pesantren, Terkait Merebaknya Corona

Terkait Corona, Seluruh Sekolah di Kediri Libur Masal

Air Meluap ke Jalan, Petugas PUPR Melakukan Pembersihan

Periksa Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Kediri, Untuk Mencegah Corona

Satu Mahasiswa Universitas Brawijaya Suspect Virus Corona

Tidak Ada Cuaca Ekstrem: Prediksi Cuaca BMKG di Kediri

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar