Tidak Ada Cuaca Ekstrem: Prediksi Cuaca BMKG di Kediri

Tidak Ada Cuaca Ekstrem Prediksi Cuaca BMKG di Kediri
BMKG memprediksi tidak ada hujan deras dan angin kencang beberapa hari ini (Instagram/bmkgjuanda)

Terkini.id, Kediri – BMKG memprediksi tidak ada hujan deras dan angin kencang beberapa hari ini, pada 11 Maret 2020.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda Surabaya, karisidenan Kediri beberapa hari ini tidak akan ada angin kencang dan hujan deras.

Menurut BMKG Juanda Surabaya, untuk semua wilayah Jawa Timur diperkirakan masih dalam kondisi aman atau tidak ada perubahan cuaca yang signifikan seperti angin kencang dan juga hujan deras.

Perkiraan cuaca ini berlaku selama beberapa hari ini, baik siang hari ataupun malam hari. Ada beberapa wilayah di Kediri yang turun hujan dalam beberapa hari ini, namun intensitasnya masih bisa dianggap sedang.

Ada beberapa wilayah yang dianggap aman oleh BMKG Juanda Surabaya, seperti Kediri, Banyuwangi, Jember, Madiun, Lamongan dan juga Malang.

Beberapa kota diatas di prediksi tidak berpotensi cuaca buruk atau cuaca ekstrem. BMKG Juanda Surabaya mengeluarkan berita ini agar masyarakat Jawa Timur tidak panik dengan adanya berita-berita seperti banjir, angin kencang dan juga berita lainnya.

Masyarakat Jawa Timur diminta untuk tetap tenang dalam menyikapi berita seputar cuaca ekstrem, hal ini diungkapkan BMKG JUANDA Surabaya dalam akun instagramnya.

Sehingga situasi di Jawa Timur tidak ikut heboh dengan beredarnya berita-berita cuaca ekstrem di luar sana. Karena beberapa kota tersebut dirasa cukup aman dan tidak berpotensi akan adanya cuaca buruk.

Komentar

Direkomendasikan

Berita Lainnya

Jalan Dhoho Kediri Dibangun Tempat Cuci Tangan Dalam Upaya Pencegahan Corona

Simpang Lima Gumul Kediri di Tutup, Untuk Upaya Pencegahan Corona

Kegiatan Belajar Mengajar di Pesantren, Terkait Merebaknya Corona

Terkait Corona, Seluruh Sekolah di Kediri Libur Masal

Air Meluap ke Jalan, Petugas PUPR Melakukan Pembersihan

Periksa Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Kediri, Untuk Mencegah Corona

Satu Mahasiswa Universitas Brawijaya Suspect Virus Corona

Gara-gara Corona, Harga Jahe dan Temulawak di Kediri Naik Drastis

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar